Dr. Susi Vivin Astuti, S.Pd., M.Sn.Dr. Susi Vivin Astuti, S.Pd., M.Sn.
Puji syukur kehadirat Tuhan YME atas segala limpahan rahmatnya kepada kita semua hingga detik ini kita semua dapat merasakannya. Tampa berkah dan nikmatNya, dapat dipastikan segala sesuatunya akan menjadi terkendala di dalam kita menjalani rutinitas kehidupan ini. 

Adalah suatu kebanggaan bagi Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR) pada usianya yang lebih dari satu dasawarsa ini telah ikut berpartisipasi di dalam membangun sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang Seni Pertunjukan. Keberadaan AKMR telah dapat mewarnai seni pertunjukan khususnya di Propinsi Riau ini, yang berpaksi pada kearifan lokal Melayu Riau itu sendiri.

Derasnya arus globalisasi yang memuat teknologi informasi dewasa ini, mau tidak mau diperlukan perlakuan cerdas di dalam menapis budaya-budaya yang datangnya dari luar. Di sisi lain, pergeseran gerak ekonomi dunia yang semula dari ekonomi agraris, lalu menuju ekonomi industri, selanjutnya menuju ekonomi informasi, dan saat ini telah berada pula pada kondisi ekonomi kreatif. Dalam kondisi seperti ini, diperlukan suatu wadah yang dapat melahirkan insan-insan seni yang kreatif, terpelajar dan membumi sebagai salah-satu bentuk counter hegemony budaya massal, dan AKMR ada di situ.

Para alumni AKMR telah bertebaran di berbagai daerah yang ada di Propinsi Riau khususnya. Berbagai profesi telah mereka dapatkan di antaranya menjadi tenaga pengajar, baik di sekolah formal maupun non formal, serta menjadi seniman yang profesional di bidangnya masing-masing. Tentu kondisi ini merupakan realitas yang ada dan merupakan suatu kebanggaan bagi AKMR dapat berpatisipasi dalam mencerdaskan anak bangsa di bidang seni pertunjukan ini.   

Perguruan Tinggi seni swasta satu-satunya yang berada di Kopertis Wilayah 10 ini, diharapkan dapat menjadi salah-satu ikon dari Propinsi Riau. Mengingat Visi Misi Riau 2020 telah di depan mata, maka AKMR sebagai salah satu agen perubahan di bidang seni pertunjukan khsusnya di Propinsi Riau, perlu mendapat sokongan dari berbagai pihak. Baik itu dari pihak pemerintah, swasta maupun masyarakat. Tanpa itu semua, niscaya keberadaan AKMR tidak akan berarti di dalam turut serta membangun sumber daya manusia di bidang seni pertunjukan.  

Wassalam,

Direktur

 

 Dr. Susi Vivin Astuti, S.Pd., M.Sn.